Mengantisipasi Seringnya Event Musik di Kota Bogor, Pemkot akan Memberlakukan Parkir Elektronik

Mengantisipasi Seringnya Event Musik di Kota Bogor, Pemkot akan Memberlakukan Parkir Elektronik

Pemerintah Kota Bogor akan segera memberlakukan sistem parkir elektronik (e-parkir) dengan alat parking meter di sejumlah ruas jalan. Uji coba akan dilakukan di dua ruas jalan, yakni Jalan Raya Suryakencana dan Jalan Otista, sampai akhir tahun ini. “Tahap uji coba mulai Agustus nanti,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Rakhmawati, di Balai Kota Bogor, kemarin. Rakhmawati menuturkan e-parkir dipilih guna meminimalkan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bogor dari retribusi parkir. Sistem ini bakal dicoba pada 18 unit mesin parking meter di dua lokasi on street parking tadi. Pembayarannya menggunakan dua cara, yaitu e-money atau uang tunai. Pembayaran uang elektronik dilakukan dengan menempelkan kartu emoney, sedangkan pembayaran tunai cukup dengan memasukkan uang ke dalam mesin.

Menurut Kepala Seksi Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Bogor, Suratman, rencananya tarif parkir progresif akan diberlakukan. “Jika uji coba hasilnya positif, ruas jalan yang lain juga akan menggunakan e-parkir,” kata dia. Walau Suryakencana dan Otista menggunakan sistem parkir elektronik, Suratman menerangkan, tetap ada 16 juru parkir untuk menjaga mesin dan memandu pengguna. Bahkan, kamera perekam atau (CCTV) bakal dipasang di beberapa titik untuk mengawasi kemungkinan kecurangan dan pungutan liar oleh juru parkir. “Kami bisa memantau masyarakat yang parkir kendaraannya tanpa membayar di mesin, sekaligus mengawasi juru parkir yang nakal,” tutur dia. Sementara itu, Hendra, 43 tahun, pengendara sepeda motor asal Bogor Timur, menyatakan pesimistis pemasangan parking meter dapat meminimalkan kebocoran PAD Kota Bogor dari retribusi parkir di jalan. Pria itu lantas membandingkannya dengan pelaksanaan sistem serupa di DKI Jakarta. “Di Jakarta saja banyak parking meter yang sudah tidak dioperasikan karena dinilai menyulitkan masyarakat,” kata Hendra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *